Beras Hitam Kaligir Adalah Beras Istimewa Kaya Khasiat Bagi Kesehatan

Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, terberkahi oleh karunia kekayaan alam yang melimpah. Salah satunya tanaman padi hitam yang hanya bisa ditanam secara baik di Desa Kaligiri, yang menghasilkan beras hitam dengan kualitas super.

Beras hitam Kaligiri, tidak hanya cocok dijadikan bahan pangan untuk penderita diabetes dan untuk kepentingan kesehatan lainnya, tapi juga bisa dijadikan campuran nasi putih sehingga nasi bisa menjadi lebih gurih, pulen, dan wangi. Selain itu, beras hitam bisa dijadikan minuman sehat yang nikmat untuk diseruput hangat-hangat di pagi hari yang dingin. Selain segar, juga menyehatkan.

Seusai salat jamaah Subuh di masjid, saya disuguhi wedang beras hitam di ruang tamu rumah Mas Kalimi. Hemm..nikmat sekali menyeruput wedang beras hitam hangat di tengah hawa pagi Kaligiri yang super dingin.

Setelah cukup bercengkerama dan menandaskan 2 gelas wedang beras hitam hangat, tuan rumah yang pemurah dan baik hati itu, mengajak saya jalan-jalan ke area persawahan. Menikmati segarnya udara pagi Kaligiri, sembari melihat kanan-kiri tetanaman sayur mayur yang segar seperti seledri, selada air, lombok, sawi, dan kol. Juga melihat secara langsung padi hitam milik warga yang sekira sebulan lagi siap panen.

Salah satu ‘musuh’ bebuyutan petani padi hitam Kaligiri adalah kawanan burung emprit yang bila tidak diatasi, bisa menghabiskan bulir-bulir padi sehinga mengancam gagal panen. Dan petani Kaligiri mengatasinya dengan cara yang unik. Mereka membuat ‘mesin’ pengusir kawanan burung emprit sederhana yang dioperasikan dari sebuah tempat duduk cukup tinggi yang dibuat dari bambu.

Dengan sekali hentak, tali-tali yang menghubungkan dengan kaleng-kaleng yang diisi batu-batu kecil itu bergoyang-goyang dan menimbulkan suara berisik, yang membuat burung-burung emprit itu lari terbang tunggang langgang hehe….

Satu lagi yang membuat suasana Kaligiri betul-betul menyenangkan. Air di Kaligiri begitu bening. Terdapat sumber mata air yang sangat jernih. Saat menyusuri areal persawahan, gemericik air jernih itu sungguh menyegarkan hati hehe….

Keistimewaan Beras Hitam Kaligiri

Beras hitam super adalah beras istimewa. Hasil dari padi hitam yang hanya bisa ditanam secara baik di Desa Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Beras hitam ini sangat kaya akan kandungan antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi jantung, membantu penyembuhan diabetes, mencegah kanker, menurunkan kolesterol, mencegah gangguan fungsi ginjal, memperlancar ASI, dan mengembalikan keremajaan kulit.

Beras hitam bisa dimasak sebagaimana beras putih biasa. Ini bagus untuk mereka yang menderita stroke atau diabetes. Karena kandungan seratnya tinggi, sedikit saja makan beras hitam sudah mengeyangkan dan dapat bertahan lama.

Beras hitam juga bisa untuk campuran beras putih dengan perbandingan 1 kg beras putih dicampur 3 sendok beras hitam. Pencampuran ini akan membuat nasi menjadi pulen, gurih, dan wangi.

Beras hitam juga bisa dijadikan minuman sehat yang nikmat dengan cara merebus 2 sendok beras hitam dengan 2 gelas air. Kasih gula batu sesuai selera, wedang beras hitam sungguh nikmat. Apalagi saat merebus beras hitam juga dicampuri seruas jahe yang digeprek. Maka citarasa dan khasiatnya akan menjadi lebih powerful.

Beras hitam itu kini menjadi komoditas khas Kaligiri yang dijual dalam kemasan 450 gram. Bahkan, ibu-ibu PKK Kaligiri kini sedang bereksperimentasi membuat sirup beras hitam yang ditambah dengan gula dan rempah-rempah. Beras hitam asli Kaligiri kemasan 450 gram bisa dipesan secara online di www.jagoanoleholeh.com atau hubungi nomor whatsapp 081347014686.

Saya beruntung bisa mengunjungi desa yang penuh anugerah itu dan bisa menikmati mak nyus-nya menyantap nasi hitam dengan lalapan rebusan selada air yang dicocol dengan sambal. Lauknya rica-rica ayam dan mendoan yang bukan terbuat dari tempe, tapi dari ampas minyak kelapa, yang rasanya gurih banget seperti tempe gembus. Saya lupa namanya. Adapun minumnya, tentu, wedang beras hitam hangat yang sangat nikmat. Hmmm…seperti kata mendiang pak Bondan Winarno, pokok’e mak nyus, hahaha…

Sehari yang berkesan di Kaligiri. Meski penat, tapi penuh kesan yang mendalam tak terperi. Sampai jumpa lagi Kaligiri.* (Kang Asti, selesai).

Penulis adalah https://kangasti.com/2018/09/30/berkunjung-ke-desa-kaligiri-menyerap-inspirasi-gerakan-kia-dan-menyeruput-nikmatnya-wedang-beras-hitam-2/

Jadwal Sholat

Suara Warga

Untuk menjalin berkomunikasi dengan warga Kaliloka silahkan bergabung dengan Group Warga Desa Kaliloka, silahkan klik tombol dibawah ini.

Iklan Layanan Masyarakat

Berita Terkait